-->

Iklan

3 Cara Meminta Maaf kepada Orang yang Sudah Meninggal

Alfailmu.com - Sebagai manusia biasa pasti pernah melakukan khilaf dan kesalahan. Terhadap kesalahan tersebut manusia dapat meminta maaf kepada orang lain. Namun, bagaimana bila orang tempat kita melakukan kesalahan sudah tidak ada lagi, bagaimana kita meminta maaf kepada orang yang sudah meninggal?

cara meminta maaf kepada orang yang sudah meninggal

3 Cara Meminta Maaf kepada Orang yang Sudah Meninggal

Habib Segaf Baharun Pasuruan menjelaskan ada beberapa hal yang bisa dilakukan seorang hamba yang telah melakakukan kesalahan terhadap orang yang sudah meninggal dan ingin meminta maaf, yaitu:

1. Berhenti melakukan maksiat dan segera istighfar

Yang pertama, dia harus melepaskan diri dari maksiat, "stop" (berhenti), dan segera beristighfar. Karena Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

وَأَنِ ٱسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَٰعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِى فَضْلٍ فَضْلَهُۥ ۖ وَإِن تَوَلَّوْا۟ فَإِنِّى أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

Artinya: Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat. (QS. Hud: 3)

Mintalah ampun kepada Allah, istighfar, dan kemudian bertaubat. Makanya kata sebagian ulama kalau ada orang yang bertaubat, tetapi tidak mengucapkan istighfar, maka tidak berguna. Karena "talafud"nya (keterkaitan lafal) taubat dengan istighfar (minta ampun).

Boleh dengan bacaan istighfar dengan bervariasi, seperti “أستغفر الله العظيم”, atau disambung dengan “أستغفر الله العظيم الذي لا اله إلا هو الحي القيوم وأتوب إليه ”.

Atau dengan lafal “رب اغفرلي”. Dalam hadis Nabi disebutkan siapa saja yang membaca istighfar ini  27 kali sebelum tebit fajar dan sebelum terbenam matahari, maka akan Allah ampuni seluruh dosanya sekalipun banyaknya dosa seperti buih di lautan.

2. Istighfar untuk semua mukmin

Setelahnya dilanjutkan dengan “أستغفر الله العظيم للمؤمنين والمؤمنات” (Ya Allah, saya minta ampun kepada seluruh mukmin laki-laki dan perempuan). Karena kata ulama adakalanya kita berbuat dosa kepada seseorang kalau orangnya masih hidup, kita bisa langsung meminta maaf.

Namun, masalahnya ialah bagaimana orang yang kita buat aniaya, zalim, mau minta maaf dan orangnya sudah meninggal. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk mendoakan seluruh mukmin laki-laki dan perempuan, khususnya buat mereka ada sangkut pautnya dengan kita dan sudah meninggal dunia. 

3. Membaca wirid dan amalan khusus

Dalam Kitab Jawahir Lu’luiyyah, dijelaskan di sana bagaimana kalau seseorang mau minta maaf kepada orang yang sudah meninggal atas ghibahnya, pernah membongkar aibnya, maka dijelaskan caranya dalam kitab tersebut, yaitu:

  1. Setiap malam bacakan surat al-Ikhlas 12 kali;
  2. Setelahnya ditutup dengan mau’idzatain (surat an-nas dan al-Falaq) masing-masing 1 kali;
  3. Membaca selawat; dan
  4. Di akhir selawat, niatkan pahala bacaan tersebut kepada orang yang pernah kita aniaya, ghibah dan sebagainya dan mereka sudah meninggal.

Begitu juga disarankan untuk membaca Sayyidul Istighfar pagi dan sore, yaitu:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: "Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu. Dan Aku berjanji kepada-Mu dengan semampuku,  Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”. (HR. Bukhari).

Al-Habib Abdullah Al-Haddad dalam kitab Ludunul Latif, beliau perintahkan sayyidul istighfar supaya dibaca pagi sore, karena dalam hadis Rasulullah ﷺ:

 “Barangsiapa yang membaca sayyidul istighfar di pagi dan malam hari, apabila ia meninggal setelahnya, maka ia meninggal dalam keadaan syahid”.

Artinya jika meninggal dunia, artinya ia meninggal dunia dalam keadaan mati syahid.

Nah, itu dia 3 cara Meminta Maaf kepada Orang yang Sudah Meninggal yang telah penulis rangkum dari kalam Habib Segaf Baharun. Semoga bermanfaat.

0 Response To " 3 Cara Meminta Maaf kepada Orang yang Sudah Meninggal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel